JAGAD ANIMASI

smk negeri 5 malang

E-BOOK

PROSES PRODUKSI  ANIMASI

Oleh :

Drs.Agung Pamudjiharjo, SST  

I. PENDAHULUAN

Animasi merupakan suatu teknik yang sering digunakan dalam dunia perfilman  sekarang ini, baik sebagai bagian dari film live, ataupun sebagai film animasi itu sendiri. Dunia film akarnya adalah dari seni fotografi, sedangkan animasi berakar dari dunia gambar atau illustrasi.

Animasi merupakan  kolaborasi yang  harmonis antara seni dan teknologi. Animasi merupakan seni gerak, artinya  obyek atau gambar yang digerakkannya/dihidupkannya, baik itu berupa gambar, clay/malam, ataupun boneka semuanya harus menjadi bahan, sebagai obyek gerak dari sebuah karya  yang akan disampaikan. Kekuatan gerak dalam animasi didukung oleh keterkaitan dengan elemen-elemen lain seperti dengan struktur karakter, cerita, suara, musik, dialog, dan lain-lain, yang semuanya harus terintegrasi dengan baik untuk menjadi sebuah karya animasi yang dapat dinikmati.

Sebagai  bagian dari teknologi informasi, animasi dapat dibuat dengan teknologi komputerisasi yang sangat canggih. Ada banyak penawaran media/ software yang dapat memudahkan sang pembuat animasi ( animator ) untuk menuangkan ide-ide kreatifnya dalam berkarya animasi.

Dalam dunia pendidikan, penggunakan animasi sebagai media pembelajaran  sangat mungkin dilakukan, karena dengan media ini pengembangan materi belajar mengajar akan lebih optimal.Dengan media yang berbasis teknologi informasi ini, peserta didik akan lebih mudah menangkap informasi yang akan kita sampaikan, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada ketuntasan belajar mereka.Ini harapan kita bersama, semoga!

II. FUNGSI, BENTUK ATAU TEKNIK ANIMASI

Animasi yang awalnya sering digunakan hanya sebagai bagian dari film live, hingga kemudian dengan ciri khasnya berkembang  kedalam disiplin ilmu tersendiri dan hingga saat ini animasi sering digunakan sebagai :

Iklan TV (Television Commercials)

Media promosi (propaganda)

Film Pendidikan (Educational Film)

Film Eksperimen  ( Experimental, and Art Film)

Film Cerita (The Feature-Length Film)

Film Pengetahuan (Science Film).

Bentuk atau teknik animasi bila diklarifikasi akan banyak sekali, tetapi kita dapat membatasi didalamnya berdasarkan pada teknik-teknik yang sering atau umum digunakan.Dalam teknik pembuatan animasi, yang biasanya menjadi titik tolak adalah bahan/ material untuk digerakkan (dianimasikan).Dalam perkembangannya bentuk karya animasi biasanya digunakan berdasarkan permasalahan yang akan dicapai, misalnya : untuk iklan, biasanya digunakan animasi obyek mengingat pendekatan terhadap produk yang akan ditampilkan.

Dari sekian banyak bentuk animasi yang pernah digarap, dibawah ini beberapa bentuk atau teknik animasi yang pada akhirnya sering digunakan, yaitu :

–          animasi cell / gambar ( cell animation )

–          animasi obyek dan boneka ( puppet and object animation )

–          Animasi potongan kertas ( cut-out animation )

–          Animasi siluet ( silhouette animation )

–          Animasi computer ( computer animation )

III. PROSES PEMBUATAN KARYA ANIMASI

Memproduksi atau membuat karya animasi saat ini memang jauh lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan masa sebelum lahir teknologi computer, akan tetapi  langkah-langkah produksi didalamnya secara prinsip tetap sama.Walaupun teknologi computer saat ini sudah banyak  digunakan namun bukan berarti teknik produksi sebelumnya tidak lagi digunakan, karena seperti yang sudah diuraikan terdahulu keputusan bukan pada persoalan teknik atau bentuk akan tetapi pada konteks pemecahan masalahnya.

Karena adanya teknologi computer saat ini yang sudah luar biasa menawarkan berbagai kemudahan, tetapi secara umum proses produksinya adalah sebagai berikut :

Pra Produksi :

    1. Script atau naskah cerita
    2. Desain karakter
    3. Storyboard atau diagram gambar
    4. Sound Record
    5. Lay-out
  1. proses Produksi :
    1. Background + foreground
    2. Key Animation
    3. Inbetween atau gambar antara
    4. Gambar animasi
    5. Tracing
    6. Opaqing / coloring / pewarnaan
    7. Suara, musik, narasi, dialog ( sound )
    8. Line test / pensil test / preview
  1. Proses Panca Produksi :
    1. Shooting / render
    2. Editing
    3. Mixing
    4. Finalisasi ( mastering dan penggandaan )

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: